Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Janji

Ada yang janji ngga akan ninggalin aku Nyatanya malah macarin temenku Ada yang janji ngga bisa hidup tanpa aku Nyatanya pacarnya ganti - ganti terus Ada yang janji, nunggu aku umur 20 tahun Nyatanya aku udah 22 malah nikah sama orang lain Ada yang janji mutusin pacarnya biar bisa jalan sama aku Nyatanya putus sih, tapi jalannya bukan sama aku. Ada yang janji mau bunuh diri kalo aku putusin Nyatanya ? Haloo ? Ngga jadi ? Ada yang janji nunggu aku balik dari tangerang Nyatanya belom balik aja udah pacaran sama temenku. Ada yang janji bakal menerimaku meski dunia menolakku, Nyatanya lihat aku gendut aja kabur. Ada yang janji mau nikahin Nyatanya ngelamarnya asal - asalan Ada yang janji ngakuin hubungan kita, Nyatanya malah melarikan diri Gimana ? Tagih ngga nih ?

Abang !

Bang ! Gadis berdiksi lebay ini menyedihkan ya ? Baru mencari informasi tentangmu di dunia maya aja, lagaknya sudah seperti mengejarmu ke ujung dunia. Tapi kelak kalau aku sembuh bang, aku akan berlari lebih kencang agar bisa benar mengejarmu. Doakan ya Bang !

Masih Merindu

Hai, Petang ini aku termenung, bersama segenggam doa yang ku tebarkan pada ladang harapan. Agar kelak ketika tumbuh subur dapat ku tuai lalu  ku jadikan mahar untuk  teduhnya cinta. Aku merinduimu laksana malam merindukan pagi. Seerat gelap memeluk bintang - bintang. Ingin rasanya ku renggut nafasmu kemudian ku penjarakan dalam nadiku. Sehingga kau tak kuasa hidup tanpa mendengar denyutnya. Apa daya, langkahku kerdil. Jiwaku lemah. Tertatihku, terseok mengejar keakuanmu. Tapi tak apalah, nyatanya hanya kau yang sanggup membuatku berlari di tengah diamku saat ini. Bersama hati yang di pahat cinta, di ukir nestapa dan di tatah rindu, aku duduk di sini, menungguimu kembali, barang kali kau luluh melihatku tak kuat berlari. Nafasku tersengal, pedih luka di gurat kenyataan menderu. Seiring melelehnya tetes airmata menantimulah yang jadi alasanku. Berdiam diri di sini menelisik tapakku yang ternyata cukup jauh. Adakah kau mengerti? Aku lelah namun resah ? Jikaku tak ...

Curhat

Langkah - langkahku lelah, Jemu sudah ku pandangi bayang sendiri Ada sendu di sudut mata Dikala mengeja cinta Ada rindu yang membiru, Meluap bersama dahaga kasih berapa purnama ku harus pilu ? Meratapi sepi yang kian pedih Aku gundah bertaut resah Menanti hadirmu ku mulai jengah Adakah nanti akan ku jumpai Cinta yang suci nan hakiki Penat bergelayut Aku bosan berceloteh pada senja Mentari pun lekas padam Aku sunyi berteman mimpi. Siapakah yang datang ? Darimanakah ? Kapankah ?

Replacing "Aubrey"

Aubrey - Bread And Aubrey was her name A not so very ordinary girl or name But who's to blame? For a love that wouldn't bloom For the hearts that never played in tune Like a lovely melody that everyone can sing Take away the words that rhyme, it doesn't mean a thing And Aubrey was her name We tripped the light and danced together to the moon But where was June? No, it never came around If it did it never made a sound Maybe I was absent or was listening too fast Catching all the words but then the meaning going past But God I miss the girl And I'd go a thousand times around the world just to be Closer to her than to me And Aubrey was her name I never knew her but I loved her just the same I loved her name Wish that I had found the way And the reasons that would make her stay I have learned to lead a life apart from all the rest If I can't have the one I want, I'll do without the best But how I miss the girl And I'd go a millio...

Menanggung Pertanggung Jawaban

Gambar
Kamis 19 Maret 2015, seperti biasa sepulang terapi, aku langsung merebahkan tubuhku karena lelahnya sudah memuncak di ubun - ubun. Kegiatanku kemudian adalah mengecheck Twitter untuk mencari kesibukan. Mataku terhenti pada sebuah post Retweet-an seseorang. Sebenarnya tak ada yang menarik dari post yang ternyata capture blackberry messanger. Seperti sebuah testimoni - testimoni online shop pada umumnya. Namun ketika di zoom, aku agak terkejut, ternyata testimoni itu adalah milik online shop penjual obat untuk menggugurkan kandungan. Karena alamat online shop tersebut tertera pada nama blackberry messangernya, lalu aku iseng mengunjunginya. Aku lebih terkesiap, ada ribuan testimoni di sana. Ya Allah, sedemikian kerdilkah nurani kami ? Sedemikian pengecutkah kami ? Sehingga tak berani kami pertanggung jawabkan apa yang telah kami perbuat ? Begitu ngeri ku lihat ada yang tertawa senang dengan leganya. Manusia manusia keji yang begitu mengerikan. Bukan kah jika tak kuasa sebaikny...

MENIKMATI

Sepulang dari menengok kawan yang terluka kena bacok, aku pulang di bonceng seorang kawan lainnya. Jangan heran, kawanku banyak dan baik - baik. Dan kebanyakan cowok. Aku jomblo paling senang sepertinya. Di guyur hujan dan di cambuki angin dingin perut kami riuh bernyanyi. Sepanjang perjalanan mulut kami tak lantas diam. Dia banyak bercerita tentang pacarnya dan aku bercerita tentang kejombloanku yang sejatinya dia sudah paham betul apa yg ingin ku ceritakan. Hatiku perlahan membusuk. "Pacarku senengnya curigaan, padahal mau aku kenalin sama temen - temen cewekku tapi dia ngga mau. Malah ngambek aku di diemin" celotehnya di tengah - tengah hujan. Aku terkekeh kecil. Begitu paham dengan sifat wanita yang seperti itu. Wanita memang begitu. " Biarin lah di nikmati aja. Aku dulu lama jomblo ngga ada yang giniin. Sekarang ada yg giniin. Rasanya beda, tapi di nikmatin aja lah" sanggahnya sendiri kemudian. Aku hanya mengamini. Namun dalam otak bergerak - gerak me...

Sepenggal Rindu

Hai, Aku sedang memandikan kucing - kucingku. Lalu angin yang bertiup mengingatkanku padamu. Aku di sini, bercengkerama dengan senja di atas atap rumahku. Masih perdu, matahari sore di bulan maret menghangatkan jiwaku. Aku terus menulis ini, meskipun ku tau kau tak akan sempat membacanya. Apa kabar ? Sibuk ? Jarang ku lihat tulisanmu berkeliaran di layar handphone ku. Altostratus berbaris - baris mereliefkan wajahmu yang sejatinya tak pernah kutau. Stratus terkekeh cinta apa yang hendak ku lukiskan. Bertemu saja kita tak Diksi apa yang harus ku pilih untuk menyampaikan cinta ini pada semesta ? Aku lelah di tertawakannya. Harus apa pula ku teriakkan pada ufuk untuk meyakinkan ku cintaimu ? Pohon belimbing depan rumahku bergemerisik, membaca sepenggal rindu yang ku ulas di rona wajahku. Kau juga rasakan kah syahdu ini ? Ku yakin barisan kalimat ini takkan mewakili. Suara hati yang meneriakkan rindu pun takkan terdengar. Namun doaku sejak itu belum terhenti. Ada...

Seandainya

Seandainya cantik pasti hidup lebih menyenangkan, seandainya langsing pasti lebih menyenangkan, seandainya kaya pasti hidup lebih menyenangkan, seandainya, seandainya, seandainya. Begitu banyak seandainya dalam hidup manusia. Mengharapkan hidup yang menyenangkan dengan sedikit usaha. Padahal jika di telisik, hidup bisa saja bahagia seperti ini. Tanpa harus ada sesuatu yang berubah. Cara membuatnya bahagia adalah dengan mensyukuri dan menikmatinya. Mudah memang jika seseorang hanya dapat berbicara, Untuk menjalaninya tentu saja sulit bukan kepalang. Tapi sebenarnya kita hanya perlu berlatih. Berbulan - bulan berlatih di Occupational Teraphy, membuat hatiku lebih terlatih untuk bahagia. Banyak syukur yang dapat ku ucap melihat banyak orang dengan kondisi sama sepertiku. Bahkan lebih. Dan mereka semua memiliki semangat sembuh yang tinggi. Jadi ingin ku bagikan sedikit pada kalian. Jadi begini, ketika kita merasa tidak cantik, ingatlah bahwa banyak orang yang lebih kurang da...

Ingin Hidup Lain

Dear Tuhan, Bolehkah aku mengatakan sesuatu ? Ku tahu ini terdengar gila, Tapi penasaran tak habisnya mengulitiku. Apa yang Kau pikirkan ketika merancang hidupku ? Adakah sudah Kau pikirkan aku dapat melewati ini ? Bagaimana caranya ? Kau ini begitu tekun, telaten merencanakan segalanya, sehingga semua hidup memiliki cerita yang berbeda. Bukan aku tak bersyukur. Sangat bersyukur malah. Hidup ini begitu unik. Tapi Tuhan, aku sedang berandai memiliki hidup yang lain. Hidup yang jalannya tak begini. Adakah akan lebih menyenangkan ? Entahlah........ Yang ku tahu Kau membentukku sebagai wanita. Di dalam kami Kau sisipkan jutaan kata ingin. Ingin itu, ini, ingin jadi dia, dia, dia. Lalu kemudian dapat di artikan tak bersyukurkah inginku tadi ? hanya ingin Tuhan......  Tak benar - benar mau. Dan yang ku percayai, ada hidup yang menyenangkan menantiku di depan sana. Asal aku mau sedikit berusaha. Benar begitu kan ? Jawab aku ! Terima Kasih

Consistency In Life

Cuaca Semarang Maret ini sedang entah - entahnya, langit sedang pilu untungnya hatiku tidak. *aku bohong*. Sembari tertelungkup di atas kasur, bertemankan tissue yang sebagiannya sudah berserakan ternodai ingus, aku melakukan rutinitasku mengecheck Timeline Twitter di setiap menitnya. Aku kurang kerjaan ? Memang hahahaha. Hari ini Senin, 16 Maret 2015. Hari dimana recent update di penuhi dengan kalimat I Hate Monday, atau MONDAY = MONster DAY atau habis Minggu terbit lah Senin dan lain - lain yang sejujurnya malah ku rindukan kesibukannya. Maklum sudah 16 bulan aku menganggur. Kenapa aku menganggur ? Email dong ..... Hahahaha. Jadi begini, ketika sedang mencermati isi timeline hari ini, aku menemukan twit mas Alitt @shitlicious yang sedang mewawancarai mbak @dijahyellow mengenai bukunya yang berjudul "Rembulan Love" yang rencananya akan di post di majalahnya nyunyu.com . Membaca semua perdebatan mas Alitt dengan beberapa orang yang pro dan kontra dengan id...

Perjalanan Menuju Dewasa

15 Maret lalu  aku mendapat kabar, seorang sahabat terluka kena bacok orang - orang mabuk. Hatiku tergerak, hidupnya lebih unik dariku. Tak lagi bisa ku sombongkan diri. Bergegas melihat keadaannya, aku dan teman - teman yang lain menuju kontrakannya. Jalanan cukup jauh dan sepi. Sembari membonceng aku menimang apa - apa saja yang terjadi dan ia ceritakan padaku. Ku pikir benar bahwa setiap manusia punya porsi masalah masing - masing dan ku pikir porsi masalahnya cukup besar, mungkin derajat yang sedang di perjuangkannya cukup tinggi. Sebulan lalu ia bercerita, masalah hidup keluarganya yang tak bisa di tangani oleh nalar pikir orang biasa, untung hatinya cukup tegar untuk memilah keputusan. Nasib baik aku tak mendapatinya bunuh diri. Amit - amit jangan sampai terjadi. Lamunku di buyarkan oleh suara motor berknalpot kaleng. Aku ngeri dengan suara motor seperti itu karena konon, maling dan begal sering menggunakan motor seperti itu. Tiba - tiba saja aku jadi khusyuk komat ka...

Rod Steward - I Don't Wanna Talk About It

I can tell by your eyes that you've prob'bly been cryin' forever, and the stars in the sky don't mean nothin' to you, they're a mirror. I don't wanna  talk about it, how you broke my heart. If I stay here just a little bit longer, If I stay here, won't you listen to my heart, whoa my heart? If I stand all alone, will the shadow hide the color of my heart; blue for the tears, black for the night's fears. The star in the sky don't mean nothin' to you, they're a mirror. I don't want to talk about it, how you broke my heart. If I stay here just a little bit longer, if I stay here, won't you listen to my heart, whoa, heart? I don't want to talk about it, how you broke this ol' heart. If I stay here just a little bit longer, if I stay here, won't you listen to my heart, whoa, heart? My heart, whoa, heart.

Nazareth - Love Hurt

Love hurts, love scars, love wounds And mars, any heart Not tough or strong enough To take a lot of pain, take a lot of pain Love is like a cloud Holds a lot of rain Love hurts......ooh, ooh love hurts I'm young, I know, but even so I know a thing or two And I learned from you I really learned a lot, really learned a lot Love is like a flame It burns you when it's hot Love hurts......ooh, ooh love hurts Some fools think of happiness Blissfulness, togetherness Some fools fool themselves I guess They're not foolin' me [1] I know it isn't true, I know it isn't true Love is just a lie Made to make you blue Love hurts......ooh, ooh love hurts ooh, ooh love hurts [lead:] [repeat 1]

Bee Gees - I Started A Joke

I started a joke, which started the whole world crying, but I didn't see that the joke was on me, oh no. I started to cry, which started the whole world laughing, oh, if I'd only seen that the joke was on me. I looked at the skies, running my hands over my eyes, and I fell out of bed, hurting my head from things that I'd said. Til I finally died, which started the whole world living, oh, if I'd only seen that the joke was on me. I looked at the skies, running my hands over my eyes, and I fell out of bed, hurting my head from things that I'd said. 'Til I finally died, which started the whole world living, oh, if I'd only seen that the joke was one me

Menunggu

Gambar
" Hidup sejatinya hanya di tugaskan untuk menunggu namun kegiatan sembari menunggu itu lah yang meninggalkan siapa kita setelah kita pergi....." Fretilia Dns Hari ini, aku kembali duduk di bangku antrian rumah sakit. Duduk disini untuk yang ke 36 kalinya. Menanti untuk menyerahkan diri pada rasa sakit. Aku hampir terbiasa dengan ini. menikmatinya sebagai rutinitasku. Alasan kuat mengapa aku masih saja menganggur sampai saat ini. Hari ini Jum'at tanggal 13. Hari favoritku. Hari di mana aku merasa benar - benar sedang beruntung. Aku masih ingat rasanya melihat hati orang - orang yang ku cintai remuk berserakan meratapi malangnya hidupku. Tak berani ku tumpahkan air mata barang setetes. Khawatir mereka semakin menjadi pedihnya. Untung saja aku cukup kuat membungkus kecewa dengan tawa. Sehingga aku sanggup menguatkan mereka. Pak, Bu, aku baik saja. Ujarku sambil tersenyum. Merengkuh kedua bilah bahu mereka. Aku masih menunggu, namaku di sebutkan ole...

Selamat tinggal, sayang...

Denting hening geming, sayang Detak jantungku sendiri berdentum kencang - kencang di kepala Hampa apa yang kurasai ini, sayang ? Getir sibuk mengikir cinta Duduk sendiri aku, Menikmati secangkir hangat keputusasaan Pedihnya menguap di udara Bersama berat hela nafasku, sayang Menyanggah pelukan kosongmu Adakah kau senang sayang ? Menari di udara mengepakkan sayap - sayap kepuasan Hati ini membiru olehmu Lebam - lebam di hantam kenyataan Rubuh aku sayang Lihat elok ku tersungkur Aku luka lagi duka sayang Lantas Tuhan datang menepuk bahu Ia menjawab tanpa ku tanya sayang, Bias segala lara seketika ' mengapa begitu pilu nak ...

Aku Iri

Aku iri pada namamu Bagaimana Tuhan menulis takdirmu? Aku iri pada senyummu Dunia jatuh dalam genggammu ketika kau mengulasnya Aku iri pada hatimu Semua berlarian menawarkan cinta ketika kau membukanya Aku iri pada parasmu Malaikat membuka sayapnya ketika kau berkaca Aku juga iri pada sikapmu Anggun bagai daun jatuh dari surga Aku iri pada hidupmu Bagai dongeng tentang istana Akankah q memilikinya? Sanggupkah q menyangganya? Tuhan iri ini membunuhku

Cerita Patah Hati

Hening menyergap aku Mengikatku dalam tempurung gelapnya Cahaya mata aku berpendar Kemudian bias bersama kalimatmu Setumpuk kenangan hangus Di sapu angin bagai serpihan abu Menjerit - jerit hati aku Memaki segala dustamu Serapah mengalir tumpah dari mulut aku Tapi nurani enggan turut. Ada rindu yang belum tersirat Tuhan ! Ada cinta yang belum terucap. Tahun seakan larut dalam detik Gelap mata aku Melihat tapak demi tapakmu beranjak dari aku. Tiada benang yang kuasa ku tarik Tiada rintang kuasa menghalang langkahmu air mata basah di pipi aku Hanya mampu mengulas cerita Kisah patah hati aku

Tersesat Sesal Kesal

Rengkuh tangan ini, Tak sanggup mencegah surya Beranjak turun berganti malam Kaki kakiku terlanjur melangkah. Alam pikir larut kedalam ego Tetes demi tetes jatuh kedalam emosi Kepala ini sudah ku tenggelamkan Separuhnya dalam gelapnya masalah Hilang sudah nafas kedamaian Mengapa tuhan tidak pernah menjanjikan Akan ada rumah untuk perasaan perasaan yang berkelana untuk pulang? Karenanya kini aku tersesat Tuhan memang tidak pernah berjanji Tapi aku tetap melangkah pergi Sesal Sesal ini pekat, membungkam mulutku erat Membiarkan tetes tetes air mataku mengambang Berterbangan dalam imajinasi Kesal sesak mendorong perasaan perasaan lain keluar dari cangkangnya. Menenggelamkan seluruh tubuhku. Membiarkannya mencair dalam kenangan.....

Dangdut, Reggae, Ballad, Rock, Country etc.

" Apa jenis musik favoritmu, Vin?" " Nggak tau " " Lho piye to, musik yang mbok dengeri itu jenisnya apa ? Pop apa dangdut apa yang lain ?" " Nggak tau !" " Kok bisa nggak tau ?" " Ya aku asal denger terus suka, ya tak download, entah itu Pop, Reggae, Rock, dangdut, ballad, Country atau apa" " Plin - plan" " Kok plin plan ?" " Iya lah ...... Biasanya orang itu cuma suka 1 jenis musik" " Gitu ya ? Bukannya musisi itu nyiptain lagu yang enak di denger . Tanpa tergantung jenis musiknya ?" " Nggak lah, setiap band itu punya aliran - aliran sendiri" " Aliran sesat" " Hish, bukan, yang tadi tak sebutin" " Aliran listrik" " Ngaco" " Apanya ?" " Kamu" " Biar" " Coba dengerin ini deh...... Kamu pasti suka" " Belum tentu" ...

GBK (Gadis Banyak Kurang)

Suatu sore di hadapan sebuah cermin besar, terjadi percakapan.... "Gadis siapa yang sedang di bicarakan ?" " Itu" tanganku menunjuk sesosok bayangan dalam cermin. Menunjukmu. " Aku ? Ooh aku ? Kenapa ?" " Sombong !" Aku melengos kesal. " Kau yang sombong !" " Mana bisa ? " Aku mengangkat kedua bahu tanda tak mengerti. " Pun aku, keluar dari tempat ini saja tak bisa" " Kau menuduhku, kemudian ?" " Tidak, hanya saja....." " Apa ?!! " Aku semakin galak. Menggeleng. " Kau bisa masak ?" " Ya " " Bisa menjahit ?" " Tentu !"  " Bisa berdandan ?" " Haha.... Ah... Retoris !" " Bisa menulis ?" " Kau sudah lihat kan ?" " Melakukan pekerjaan kasar ?" " Kau meremeh kan ?!" Aku bersungut - sungut. " Katanya ka...

Ramalan Ampas Kopi

Pagi ini kembali ku seduh secangkir kopi hitam pekat dan panas. Kira - kira perbandingannya 3 : 2. Ku hirup aromanya. Kebiasaan baru sebab seseorang. Seseorang yang membuatku duduk berjam - jam di ruang tamu, melingkari beberapa iklan lowongan pekerjaan. Seseorang yang mengembalikan semangat hidupku. Setelah kopi menghangat, ku sesap perlahan rasa manis pahitnya. Seperti hidup ini, yang tak melulu manis sesuka hati. Pahitnya pun harus di kecap untuk kemudian mendapatkan rasa akhir, asam di lidah. Asam..... Salah satu rasa favoritku selain pedas. Asam, yang menjadikan hidupku begitu unik. Lain dari yang kebanyakan. Segala asa yang telah kering mulai kembali basah. Di temani playlist lagu kesukaan aku merenungkan banyak hal. Kamu, juga cita - citaku yang sempat terabai.  Dulu aku ingin menjadi banyak hal.  Penulis, designer, ilustrator, chef, perawat, dan banyak. Namun setelah dewasa, cita - cita itu mengkerucut menjadi satu. Apa saja yang membahagiakan orang lain. K...

Diary 'pembaca tak hidup'

Ku baca setiap penggal kalimatmu. Ku sesap setiap butir air matamu. Ku selami rasamu. Ada kah kau tau ? Aku ini benda tak hidup. Untungnya tak punya hati. Jadi aku tak larut dalam tangismu. Jemarimu rajin sekali. Menulis sebuah nama. Sebuah tapi repetitif. Muncul pada setiap tanggal di hidupmu. Aku khawatir kau luka. Kulihat tulisanmu bertabur duka. Di selingi air mata dan kecewa. Hai apa kau baik saja ? Mengapa seperti ini ? Kemana gadis angkuh yang ku temui ? Gadis yang tak pernah menurunkan egonya, Gadis luar biasa dengan segudang daya tariknya. Aku tahu kau rapuh....... Aku tahu kau jatuh.... Tapi kumohon, jangan jadi menyedihkan. Ingin ku baca tulisanmu penuh keriaan. Seperti kala belum mengenalnya.

Balada Blogger 'Cantiknya Lewat Kata - Kata'

Jadi, sore itu ceritanya aku sedang bercakap - cakap dengan Nisa melalui bbm. Nisa itu adalah teman baru yang kudapat di dunia maya. Dia juga seorang blogger.  Pemilik blog permenkkaret.blogspot.com itu memiliki hobi yang sama sepertiku. MENULIS. Lalu tema pada pembicaraan itu adalah ALIS. Problematika yang di hadapi oleh gadis muda jaman sekarang. Aku juga haha. Sore itu tiba - tiba Nisa memasang DP bbm yang cukup menggelitik untuk di komentari. Jenis - jenis alis versi fail. Sebagai pelakon menggambar alis aku terkekeh. Tak jarang ketika mood buruk sedang hinggap,  alis buatanku gagal. Selangkah kemudian kami saling mengamini kecantikan masing - masing. Katanya, perempuan bisa nulis itu cantik. Yap ! She's right ! Bagi kami para penulis blog, dapat membuat kalian para pria jatuh cinta pada kami. Kami bisa menciptakan image seindah mungkin dengan apa yang kami tulis. Kami janjikan kalian takkan menyesal berteman dengan kami. Karena akan kami hadiahkan gelimang...

Aufklarung..... 'Kata yang kau perkenalkan'

Bos, aku sudah sembuh sekarang. Sudah siap lagi mengarungi lautan kesibukan. Bos apa kabar ? Berapa perempuan yang kau cobai untuk menggantikanku ? Hahaha. Sejatinya bos, move on bukan tentang pengganti. Tapi tentang penyembuh. 05 November 2013 belatimu tajam sekali kala itu. Hahaha untungnya aku punya banyak dokter yang siap menjahit lukanya. Banyak sekali bos, meskipun datang dan pergi tapi aku menghargainya. Beberapa mungkin kau kenal bos. Jangan dongkol begitu ckckck.... Aku tau kau pasti iri. Tapi jangan lakukan bos, aku saja tak pernah iri padamu. Kau percaya tidak, bos kalau aku memaafkan segala salahmu. Kau pasti tak kaget dengan sifatku ini, karena kau sudah tau sejak bersamamu pun aku sudah seorang yang pemaaf. Tapi luka ya tetap luka bos, bekasnya tak mudah hilang, dalam pula yang kau torehkan. Tapi tak masalah bos, Tuhan sudah mensetting aku dengan kekuatan super. Kau pasti penasaran apa yang menyembuhkanku. Jika kau tanya, aku akan menjawab Aufklarung. Kata...

Kita

Halo, Hari ini surya sedang angkuh - angkuhnya. Menjadikan siangku begitu terik. Di temani tiup angin yang sekelebat menyapa tubuhku, aku kembali duduk di atas atap. Di payungi langit yang biru keemasan. Aku tak peduli kulit ini akan menghitam. Karena yang ku rasakan di sinilah tempat paling nyaman untuk memikirkanmu. Dari atas sini, ku pandangi burung - burung gereja yang saling berkejaran. Seolah ingin menunjukkan padaku kebahagiaan yang mereka miliki. Ah ... Sial. Sekarang ranting - ranting pohon pun saling beradu. Seperti sedang berbisik menanyakan adakah kamu yang juga dia, dan aku dapat menjadi kita ? Kita ? Sebuah kata yang tak pernah terlintas dalam kepala. Angin kering tiba - tiba saja melintas. Mencekat tenggorokanku dan menjadikannya dahaga. Pikiran tentang kita yang bagiku tak akan terjadi itu, memaksaku beranjak dari sini. Tapi hati ini terus bertanya. Segumpal awan datang untuk meneduhkan. Seolah menginginkanku tetap tinggal. Hening menyelimuti. Aku hanyut...

Aku

Halo, Matahari memancarkan bias keemasan pada langit barat petang ini. Bermandikan cahaya yang kaya, lagi - lagi aku duduk disini. Di atas atap seorang diri. Menghirup angin yang semilir hangat, menari - nari menggoyangkan rambutku. Burung - burung terbang kembali bersama kawanannya meninggalkanku yang merinduimu. Daun - daun bergesekan di dahan seolah mengucapkan selamat tinggal pada awan yang bergerak dinamis. Bunga pukul empat mekar untuk yang kedua kalinya. Mata dan jiwaku yang kini di manjakan. Seperti tak ingin beranjak dari lamunku tentang kamu yang juga dia. Tak bisa lagi ku lukiskan, perasaan damai yang bergelayut mesra di dalam hati. Merinduimu, sembari menelanjangi indahnya alam senja ini sudah seperti candu. Matahari yang sudah meringkuk lelah sayup - sayup mulai tertidur, seolah ingin mengecupnya agar segera lelap. Agar esok lekas tiba, sehingga dapat ku lantunkan doa - doa pagiku untukmu. Sekali lagi terima kasih semesta, yang sudah memelukku dengan ...

Dia

Halo Lagi, Masih terlalu dini untukku menyapa sang mentari yang baru bangkit dari pembaringannya. Cahayanya masih sayup - sayup. Embun - embun berjatuhan bagai kristal yang turun dari langit. Kemilauan. Tapi sepagi ini aku sudah duduk di atas atap lagi. Menghirup jutaan kubik oksigen sebagai temanku memikirkan dia. Aku bertahan, tubuhku yang ku rebahkan ini sedang mengalirkan energi senang meskipun angin dingin menusuk - nusuk. Dia seindah ini. Seperti dedaunan yang sedang segar - segarnya. Seperti langit biru dengan awan - awan pucat yang menggantung, dan semburat oranye di ufuk timur. Dialah anugerah sesungguhnya. Aku harus tunduk pada semesta yang menciptakan kedahsyatan pagi ini. Juga yang menciptakan dia. Yang hanya dengan memikirkannya saja aku di buat kehilangan gravitasi. Tubuhku ringan, melayang hanyut bersama sang bayu. Berharap di terbangkan kepadanya, lalu dapat mengetuk hatinya. Agar dia tahu, bahwa dia itu kamu. Masih saja kamu... Sekian saja. Ak...

Kamu

Halo, Senja sudah menghitam. Kelelawar bermain - main di pepohonan. Berceloteh dan tertawa. Mengalunkan suara alam yang menenangkan. Sejenak mata ku pejam sembari menyesap aroma tanah basah karena hujan sore tadi Di sini, di atas atap rumahku, beralaskan genting oranye yang kecoklatan karena lapuk. Serta sejuk angin dingin penghujung hari ini yang di bumbui wangi khas lumut setelah hujan. Paru - paru ini di manjakannya. Aku mengingatmu. Bersama derak derik kaki - kaki jangkrik yang beradu, aku menenggelamkan diri kedalam imajinasiku yang berlarian. Lalu bulan perbani membaca hatiku. Kamu adalah dia. Yang indahmu sanggup di sandingkan dengan kelip bintang malam ini. Dia yang membuatku memancarkan rona merah di wajah. Aku yakin kopi iri padamu, karena kalimatmu mampu membuatku terjaga selarut ini. Tapi semesta akan sangat menyukaimu. Sebab kamu yang membuatku menemaninya menghabiskan hari. Kamu seindah ini. Seindah malam yang selalu ku cumbui sendiri. Kamu ada...