SEBARIS CERITA TENTANG SEBUAH PERASAAN
Hatiku selalu tergelitik melihat tumpukan kertas kosong. Biasanya, aku langsung memenuhinya dengan tulisan atau gambarku. Aku selalu menumpahkan isi otak dan hatiku diatasnya. Sekarang aku tidak bisa melakukannya. Bukan karena sibuk, waktuku sangat luang untuk sekedar bermalas-malasan, menonton televisi, menghabiskan cemilan, atau bukan juga karena malas, sungguh niatku sangat besar untuk melakukan itu. Aku cacat sekarang, tangan kanan ku, entah seperti apa kalian menyebutnya sekarang. Aku sangat membenci keadaan ini. Saat ini aku sedang kalut entah jatuh cinta atau patah hati. Bagaimana tidak, acap kali aku jatuh cinta, aku di todong oleh perasaan malu dan tau diriku. Kali itu memang salahku. Beraninya aku jatuh cinta lagi dengan orang lama. Seseorang yang pernah berkali - kali mengusik hatiku. Pertahananku runtuh ketika dia mulai meyakinkan jika dia sanggup menerimaku apa adanya. Itu yang aku cari. Mau apa lagi ? kemudian egoku mulai terkikis dan aku mulai jatuh cinta. ...