Diary 'pembaca tak hidup'

Ku baca setiap penggal kalimatmu. Ku sesap setiap butir air matamu. Ku selami rasamu. Ada kah kau tau ? Aku ini benda tak hidup. Untungnya tak punya hati. Jadi aku tak larut dalam tangismu.

Jemarimu rajin sekali. Menulis sebuah nama. Sebuah tapi repetitif. Muncul pada setiap tanggal di hidupmu. Aku khawatir kau luka. Kulihat tulisanmu bertabur duka. Di selingi air mata dan kecewa.

Hai apa kau baik saja ? Mengapa seperti ini ? Kemana gadis angkuh yang ku temui ? Gadis yang tak pernah menurunkan egonya, Gadis luar biasa dengan segudang daya tariknya.

Aku tahu kau rapuh.......
Aku tahu kau jatuh....
Tapi kumohon, jangan jadi menyedihkan. Ingin ku baca tulisanmu penuh keriaan. Seperti kala belum mengenalnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

S.O.S !!!

Begini saja, Aku Pamit !!

Menanggung Pertanggung Jawaban