Selamat Senja
Selamat senja hati yang luka... Seperempat abad sudah kau mengarungi medan pertempuran, Terima kasih masih hidup, Terima kasih masih berdiri... Kini ku tahtakan padamu mahkota kedewasaan, Setelah kau paham bahwa tiada sesiapa di dunia ini yg menolongmu Kecuali Kau Sembari tertatih kau obati lukamu sendiri... Ku hargai... Setiap tetes air mata yang jatuh menggenang di pipimu Dan setiap tetes peluh yang mengalir di pelipis mu... Selamat senja diriku yang baru, Terima kasih masih hidup, Terima kasih masih berdiri... Mari kita lanjutkan perjalanan, Memikul beban berbalur luka... Sendiri... Seperti hari kemarin...