Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Midnight Madness : Gloomy Mensiversary

" Selamat empat belas bulan " Sudah ku duga, Perasaan kita mulai dingin Keyakinan dan semangat memperjuangkan sudah aus digerus waktu. Komunikasi sudah bukan lagi kebutuhan. Bahkan rasanya sudah tak perlu. Perasaan berbunga - bunga sudah layu dan membusuk. "aku cinta kamu" menjelma air. Sejuk namun hambar. Entah masih bisa hangat atau semakin beku Keras, kemudian retak dan pecah berkeping - keping. Berserak dan melukai satu sama lain. Tidak punya waktu untukku kau bilang. Biar saja, jawabku Aku juga tidak pernah minta. Biar saja, kataku lagi... Sudah malas memperbaiki segala yang rusak. Biar saja... Toh lukanya tak berdarah.

Sebuah Juli Yang Diam Saja

Malam ini sombong padaku, Ditutupnya bintang dengan segulung mega yang garang. Aku hanyut ... Pada sebuah ombak dalam kepala yang mendebur menabrak segala yang dia ingin. Juli ini diam saja, Tak bersahabat atau bahkan memusuhiku. Entah apa yang disembunyikan dibalik punggungnya ? Jawaban pertanyaanku kah ? Yang jelma ombak dalam kepala.

Titik - Titik Luka

Dini hari lalu tuan, Aku bercakap pada sebongkah rindu yang mulai beku. Ia berkisah bahwa tuan ini lah yang andil mendinginkannya. Mungkin sikap tuanlah... Aku iba tuan, rindu ini terus merengek minta kembali. Namun ia terlalu rapuh untuk mendobrak masuk kedalam rumahnya yang hendak tuan kunci. Salah apa dia tuan ? Sehingga tuan mendesaknya keluar ? Sudahkah dia tak menarik ? Parasnya biasa saja ? Ibarat periuk tuan, paras hanya luarnya... Tak menarik mungkin karena tuan sudah kosongkan isinya. Hingga tak lagi ada yang menggelitik penasaran tuan kembali. Tidak takutkah ? Periuk pecah atau dicuri rindu lain yang gelandangan. Dijadikannya tempat bernaung bahkan pulang. Tuan, rindu itu memang tak sehangat dulu. Cobalah tuan tengok lebih dekat agar tuan lihat sebabnya. Titik - titik luka itu menjamur melubangi rindu. Dijadikannya sedemikian rapuh. Rindu tak pernah segelisah ini, Sebelum ketidakyakinan tuan menjelma jarum - jarum kecil yang sibuk menusukinya. ...