Memeluk Mimpi
Putar otak lebih cepat, cambuk semangat lebih keras. Itu yang selalu terngiang di kepala saya. Saya masih memeluk mimpi mimpi saya sebagai seorang pengusaha. Saya terus percaya bahwa suatu saat saya bisa menghasilkan uang tanpa harus meninggalkan rumah saya. Sehingga kalau nanti sudah menikah, saya bisa tetap menunaikan tanggung jawab sebagai ibu dan istri yang baik plus berpenghasilan. Saya tau segalanya akan amat sangat sulit pada mulanya. Tapi bukankah apabila kita tidak merangkak, kita tidak akan bisa berjalan ???
Badai pasti datang dan hujan pasti turun. Tentu kita pasti basah dan kedinginan. Setiap cita - cita pasti terhalang oleh resiko. Entah bagaimana caranya saya harus bisa tetap berdiri. Karena saya yakin apa yang saya mimpikan baik untuk hidup saya.
Mungkin nanti juga akan tiba saatnya semangat saya surut, bahkan menghilang. Sedikit putus asa lalu menyudahi usaha saya dan memutuskan memilih jadi karyawan lagi. Tapi saya berharap, ada yang mengingatkan saya kembali tentang mimpi mimpi saya sebagai seorang pengusaha .... Semoga saja....
Komentar
Posting Komentar