JATUH CINTA (YANG KE SEJUTA)



Untukmu,

Pria yang tak pernah bosan mengulang kecup pada seraut kening

Sayang, entah apa yang kau aduk pada cangkir – cangkir kopi yang diracik semesta. Sedang ketika ku sesap, segala tentangmu yang ku rajut berubah menjadi selembar cerita indah. Pagi ini ku lihat pelangi menari – nari menghibur langitku yang gerimis. Dan aku, sibuk meringkuk di bawah selimut memeluki segenggam perasaan hangat pemberianmu.

Lalu badai datang menyapu ruang kosong di kepalaku. Katanya, agar nanti dapat leluasa kau tempati. Sejak lenganmu datang dan menenggelamkan perasaanku, bukan lagi sepi yang riuh berteriak membisingkan hati. 

Aku jatuh cinta. Entah berapa jemari yang sanggup menggenapi jumlahnya. Aku jatuh cinta, rasanya sama seperti saat kita pertama jumpa. Melarutkan kopi pada secangkir tawa. Aku jatuh cinta yang ke sejuta kira – kira. Padamu yang tak pernah bosan melingkarkan peluk pada pejam mataku.
Aku jatuh cinta, entah berapa juta kali lagi aku akan menikmatinya.

Sayang...

I Love you
   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

S.O.S !!!

Begini saja, Aku Pamit !!

Menanggung Pertanggung Jawaban