Sepasang Mata Yang Berbicara

Galihku,
Aku rindu matamu yang mendung itu.
Teduh bersama hembusan angin rindu.
Aku ingin lelap sejenak didalamnya.
Melepaskan luka yang pekat mengudara.

Aku rindu sepasang mata itu.
Yang berbicara padaku bersama riuhnya suara kalbu.
Aku ingin bercumbu dengan kilaunya.
Membenamkan lelah yang pengap mengangkasa.

Galihku,
Aku jatuh cinta pada cerita
Yang di ungkap oleh sepasang mata
Yang merumahkan rindu – rinduku
Dari penat perjalananya

Galihku,

Sepucuk surat rindu ini untuk sepasang matamu

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

S.O.S !!!

Begini saja, Aku Pamit !!

Menanggung Pertanggung Jawaban