Angin

Aku jatuh cinta padamu seperti angin.
Bukan terasa namun tidak terlihat. Bukan !

Karena Angin begitu dinamis.
Bergerak kemanapun yang ia suka.
Seperti perasaanku.
Menerjang apa yang ada dihadapanku.
Menyusup melalui celah celah kecil,
Menyeruak menggoyangkan dahan - dahan pohon.
Menggoyankan hatimu.

Membunyikan setiap lonceng yang digantung.
Memutar kincir yang di tegakkan.
Menerbangkan segala benda ringan.
Menerbangkan pula jiwamu.

Hingga kau terbawa denganku 
kemudian kita menari bersama di bawah lapisan atmosfer.

Aku adalah angin,
yang kelak tanpaku layarmu tak terkembang.
Kincirmu tak berputar,
Loncengmu tak berderak.

Angin, yang kelak kau rindukan ketika sesak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

S.O.S !!!

Begini saja, Aku Pamit !!

Menanggung Pertanggung Jawaban