Sajak Sendu

Jatuh cinta padamu semacam hadiah,
Indah dan membahagiakan.
Bersamamu, detik menjelma menjadi berlian.
Terlampau berharga hingga tiada kuasa ku tebus.

tanpamu, detik mengguyur bagai hujan.
Pedih acap ku hitung persatu rintiknya.
Tapi kemarau panjang melanda hati.
Mengeringkan sungai bahagia,
Meretakkan tanah kedamaian.

Sedahaga itu aku padamu. Apalagi di tambah hembusan angin rindu yang panas. Menerbangkan debu risau dan cemas.

Kemudian aku pilu di telan sajak senduku.
Meratap sembari menunggu.
Jatuh cinta padamu terlalu begitu.
Habis dayaku kala hati di gerus rindu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

S.O.S !!!

Begini saja, Aku Pamit !!

Menanggung Pertanggung Jawaban