Aku Sayang Kamu

Selamat Petang,

Ini surat pertama di bulan Juni,

Untukmu,
Aku tulis khusus kepadamu.

Apa kabar ?

Bahagiakah sudah menggantung hati pada kecemasan ?
Yang ku tahu, rinduku tiada bertepi, namun yang tak terobati, terkadang dapat meradang.
Bengkak dan membiru, kemudian sedikit demi sedikit menggerogoti kepercayaan.

Ini inginmu ? Biasa saja hingga buta dan terlupa ? Aku bisa.
Namun aku takut, jika terbiasa aku malas meraba  untuk mengeja hati yang kau peta.

Dalam gulita yang meronta, rindu ini menghantui. Mendesak butir air mata meninggalkan pelupuknya.
Aku tak ingin sia - sia, singkirkan usang dalam hati agar dapat kau tempati.

Kau pun tahu, jika jarak pernah melukaiku. Jangan kemudian kau ulangi dengan lucu dan menggelikan.
Ingat saja dengan tenang yang kau janjikan.

Dalam pelukmu yang ambigu, ingatkan aku selalu,
Bila jarak sedang memelukmu, dalam hatimu tersebut namaku.
Dan dalam doaku, ada sebuah cinta yang ku titipkan untukmu.

Aku Sayang Kamu...

Dariku,
Dan sebuah hati yang telah rapi untuk kau tinggali...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

S.O.S !!!

Begini saja, Aku Pamit !!

Menanggung Pertanggung Jawaban