People and Their Box
![]() |
| pic source from google |
Manusia punya sebuah kotak, kotak itu Ia ciptakan sendiri dan hanya beberapa manusia yang menurut 'seleranya' di ijinkan masuk ke kotak tersebut. Ku namai kotak tersebut 'perbedaan'. Benar kata Risa Saraswati di bukunya yang berjudul Sunyaruri. Manusia lah yang meciptakan perbedaan, bukan Tuhan.
"Kamu berbeda keyakinan denganku, kita ngga bisa bersama" WHY ?? Apakah ketika kita berbeda keyakinan lantas salah satu dari kita bukan manusia ?
"Kamu berbeda cara pandang denganku, kita beda" I hate this word !! Apakal ketika kita berbeda cara pandang kemudian salah satu dari kita itu seekor godzilla ?
"Kita berbeda strata, orang tuaku ngga akan ngijinin" dan sejuta kata - kata penghakiman yang lain yang menjadikan manusia berkelompok - kelompok dan tidak cocok dengan kelompok lain. Mengapa kita tidak mengkotaki sesuatu dalam satu penjabaran, 'Makhluk Tuhan' ? Huh ? Bukankah itu lebih menyenangkan ? Beda suku, beda budaya, beda bahasa, itu keragaman. Beda penampilan, beda pemikiran, beda status sosial, is bullshit.
Dan ternyata dengan kotak yang manusia buat sendiri itu, banyak hati yang patah, banyak tangis yang pecah karena terpisah, banyak darah yang tumpah karena berusaha melindungi keutuhan kotaknya. Lalu mengapa masih saja ada ? Punyakah kita kekuatan untuk membongkar kotak itu? Just ask your heart...

Komentar
Posting Komentar