Berjalan Mundur
Pria,
Aku rindu....
Hatiku lucu saat mengucapnya. Perasaan ini pandai berkamuflase. Padahal aku sudah tak serajin dulu mencari namamu dalam kontakku. Dan perasaan ini tak selega dulu ketika ku temukan namamu masih ada. Tapi ketika menyebut rindu, masih saja rautmu yang tergurat.
Begini saja yang namanya cinta ? Entahlah, aku juga heran. Biasanya aku tak sepemalas ini. Sudah pasti aku tak lolos seleksimu kan ? Yasudah tak masalah. Akhir - akhir ini Tuhan sudah membiasakanku jatuh. Yang bisa ku lakukan hanya berjalan mundur, menapaki kembali langkah yang menujumu, mengambil kembali jejakku agar tak mengotori jalan hidupmu.
Jangan khawatir aku akan menangis ! Itu sudah pasti. Menangis hingga sesak, menangis hingga rindu - rindu yang ku alamatkan padamu berhamburan. Keluar bersama hangat air mataku. Tapi itu takkan lama.
Lihat aku wanita kuat, yang senyumnya ku gunakan menebus pedih. Jangan khawatir aku jatuh, tersungkur, terjerembab ! Sudah pasti aku akan kembali bangkit. Kau diam saja disana ! Duduklah dan nikmati pertunjukannya. Mengamatiku dari kejauhan. Jangan coba lambaikan tangan, karena pasti aku akan tergoda untuk meraih.
Pria,
Hiduplah dengan baik,
Hiduplah dengan mulia.
Pria,
Aku pergi...
Aku rindu....
Hatiku lucu saat mengucapnya. Perasaan ini pandai berkamuflase. Padahal aku sudah tak serajin dulu mencari namamu dalam kontakku. Dan perasaan ini tak selega dulu ketika ku temukan namamu masih ada. Tapi ketika menyebut rindu, masih saja rautmu yang tergurat.
Begini saja yang namanya cinta ? Entahlah, aku juga heran. Biasanya aku tak sepemalas ini. Sudah pasti aku tak lolos seleksimu kan ? Yasudah tak masalah. Akhir - akhir ini Tuhan sudah membiasakanku jatuh. Yang bisa ku lakukan hanya berjalan mundur, menapaki kembali langkah yang menujumu, mengambil kembali jejakku agar tak mengotori jalan hidupmu.
Jangan khawatir aku akan menangis ! Itu sudah pasti. Menangis hingga sesak, menangis hingga rindu - rindu yang ku alamatkan padamu berhamburan. Keluar bersama hangat air mataku. Tapi itu takkan lama.
Lihat aku wanita kuat, yang senyumnya ku gunakan menebus pedih. Jangan khawatir aku jatuh, tersungkur, terjerembab ! Sudah pasti aku akan kembali bangkit. Kau diam saja disana ! Duduklah dan nikmati pertunjukannya. Mengamatiku dari kejauhan. Jangan coba lambaikan tangan, karena pasti aku akan tergoda untuk meraih.
Pria,
Hiduplah dengan baik,
Hiduplah dengan mulia.
Pria,
Aku pergi...
Komentar
Posting Komentar