Untuk Pria Yang Tegar Hatinya
Dear Kiki,
Entah kalimat apa yang akan aku tumpahkan bila aku yang duduk di tempatmu saat ini. Makian dan sumpah serapah apa yang akan ku teriakkan pada ketidakadilan. Tapi kamu tidak. Tuhan tepat meletakkan masalah ini di pangkuanmu. Pria dengan hati tegar yang pernah ku temui.
Ada banyak air mata yang menetes ketika aku menuliskan ini. Aku tak menyangka jika surat hari ini ku buat untukmu. Karena dulu kamu begitu nakal dan usil. Tapi hari ini aku melihatmu sebagai seorang pria hebat yang sanggup menyangga keluarga di usia kita yang seharusnya masih senang ini.
Maaf Ki, hanya semangat dan doa yang bisa ku berikan. Semoga kamu punya cukup akal sehat untuk menghadapi semuanya. Jika nanti kamu lelah, mengeluhlah padaku. Jika nanti kamu kesal pada keadaan yang menyita pikiranmu, makilah aku. Karena aku tak punya apapun untuk membantumu keluar dari semua ini.
Ku beri tahu ya, Tuhanmu pastilah sedang rindu padamu. Sebab mungkin ketika Dia memanggilmu, kamu tak kunjung datang karena asyik bermain - main dengan dunia. Datanglah padaNya, ceritakan tentang semua yang kamu hadapi. Rayu Dia agar mau menolongmu. Dia tak akan menolak jika kamu meminta. Dan setiap kali kamu bertanya padaku mengapa dunia seperti ini, aku akan terus mengingatkanmu bahwa Tuhan mencintaimu.
Berjuang lah Ki, jangan menyerah. Ada aku temanmu bicara dan ada Tuhan tempatmu bersimpuh.
Semoga Ibu dan Bapakmu sehat kembali dan menyaksikanmu membanggakan mereka.
Dariku
Fretilia DNS
3D SMPN 10 Semarang
2004 - 2007
Sedikit menghilangkan penat dengan tumpukan aksara yang tersusun rapi dalam suratmu :)
BalasHapus