Untitled Letter
Dear Kak Mike,
Yang ternyata dekat, tapi anggap saja jauh biar keren.
Halo kak, terima kasih sudah di temani ngobrol via bbm semalam. Walaupun ujung - ujungnya paketku habis duluan.
Di Semarang ini, di atas atap rumahku lebih tepatnya, bersama sirus yang lamat - lamat menaungiku dari teriknya mentari, aku menulis surat yang akhirnya ku tujukan padamu. Mungkin otak ini sudah bosan menulis surat tak bertuan. Jadi tujuanku kali ini, adalah kepada yang akan benar - benar membaca. Mungkin sih. Itu juga kalau kamu nggak sibuk menggembala ternakmu. Tapi aku yakin, surat dariku ini akan menyenangkan di baca ketika kak mike sedang berteduh di bawah pohon, di atas bukit sembari mengawasi ternakmu merumput. Kecuali ayam dan kura - kura, ya. Aku nggak tau mereka makan apa.
Kak Mike, terima kasih sudah mau berteman dengan sangat baik. Banyak hal yang di dapat oleh si otak sempit ini hanya dengan membaca chatmu. Sulit sekali mencari informasi tentang mu ya? Sehingga ketika aku memaksa ingin tahu, malah membuat baskom ajaibku pecah. Dan untuk membelinya aku harus memasuki hutan terlarang. Itupun harus berebut dengan pembeli lainnya. Barang macam itu lekas sold out karena di era ini dunia di penuhi orang - orang kepo. Mungkin aku salah satunya. Mak lampir pun kewalahan karena suppliernya di ibukota sedang kebanjiran. Jadinya untuk sementara, aku tidak bisa menerawangmu.
Kak bagi resep dong biar bisa merangkai kalimat sebagus itu. Kalimat yang membuatku membaca perlahan, karena otak si dodol ini lama sekali untuk mencernanya. Apa saja yang kamu makan ? Belakangan aku mengikutimu minum kopi, tapi ide tak jua ku dapat. Malah asam lambung jadi naik. Aku sungguh iri pada orang - orang seperti kak mike ini, yang Tuhan sandangkan pikiran luas di dalam kepalanya.
Oh iya, nyaris lupa. Terima kasih sudah mengantar surat - suratku. Surat yang kebanyakan isinya tentang curahan hati yang tak tersampaikan. Tsaaaahhh. Galau lagi aku. Semoga tahun depan Kak Mike lagi yang mengantar suratku. Dan semoga tahun depan bosse banyak rejeki untuk memfasilitasi para kang pos dengan sepeda motor. Biar nggak capek genjot fixie. Atau mau ku pinjami sapu terbang Nimbus 2000 ku agar suratnya lekas sampai.
Sudah ya kak segitu aja, kalo banyak - banyak nanti gumoh. Lagian aku ngantuk. Semalam tidurnya kepagian. Apalagi di sini banyak angin.
Dadaahh Kak !
Salam untuk ternak - ternakmu
Fretilia DNS
Komentar
Posting Komentar