Hadiah Air mata untukku

" Kamu pasti kuat " ... semua orang berkata seperti itu ketika melihatku memandang nanar jauh entah kemana. Apa yang akan ku hadapi ? Burukkah? Sedemikian mengerikankah ? Aku mrmengernyitkan dahi mencoba mencerna motivasi tadi.

Sesekali aku menghela napas lalu mulai mencubiti lengan kananku. Masih tidak terasa. Ini bukan mimpi. Aku kecewa sekali dengan diriku. Aku terdiam beberapa saat.
Tangan kananku ada, berfungsi, tapi ada beberapa bagian yang tidak terasa ketika di sentuh. Sesak hati ini ketika aku menyentuhnya.

November lalu aku kecelakaan. Tanganku patah, dagingnya terkoyak parah sepanjang 40 cm dan lebar 10 cm. Beberapa bagian cekung menempel ke tulang karena sebagian dagingnya hilang.
Dokter melakukan orif dan skin graph, paha kananku pun jadi tumbal skin graph. Awalnya aku awam dengan istilah kedokteran. Tapi 22 hari di rumah sakit membuatku belajar banyak.
Aku masih kecewa meskipun sudan hampir setahun berlalu. Bagaimana tidak, aku dulunya si normal yang bisa aktif melanglang buana, kini menjadi orang hidup yang terbatas geraknya.

Aku Zombie. Begitu diriku menghujat raganya. Seperti zombie yang tidak punya nyawa, harapan dan pikiran.Pengangguran, penyendiri, dan tidak dapat maksimal dalam melakukan apapun adalah sosok yang ku sebut zombie ini.

Aku menangis. Menumpahkan segala kecewaku. Aku meraung memaki - maki kenyataan. Air mataku terkuras. Napas mulai sesak. Ada perasaan lega tiba - tiba berhembus di dada ini. Rasa legowo dan meyakini bahwa semua ini sudah semestinya terjadi mulai muncul. Aku menganggap air mata adalah hadiah yang Tuhan kirimkan. Sebuah obat yang tidak di jual di apotek manapun.

Sekarang semua terasa begitu ringan. Si zombie ini sedang menikmati hidupnya. Menjalankan takdirnya seperti air mengalir. Aku berpasrah padaMu Tuhan. Aku manut dengan segala KehendakMu. Matur suwun.


clown




Not allowed copy picture or story from this blog without permission.*clown*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

S.O.S !!!

Begini saja, Aku Pamit !!

Menanggung Pertanggung Jawaban